Follow Akun Google+ Admin Agar Notifikasi Komentarnya Masuk

Pengisian Baterai Xiaomi Redmi Note 3 PRO Kamu Terasa Lama? Coba Custom Kernel Franco: Support Qualcomm Quickcharge 2.0 up to 3.0 3 Ampere

Butuh berapa jam Xiaomi Redmi Note 3 PRO kamu untuk bisa penuh dalam sekali pengisian baterai: 2 atau 3 jam? Buat yang merasa proses charging baterai Redmi Note 3 PRO nya terasa lama, admin miuitutorial.com punya solusinya yaitu dengan cara menggunakan custom kernel Franco. Developer kernel Franco ini mengklaim jika dengan menggunakan custom Kernel hasil pengembangannya ini bisa membuat Redmi Note 3 PRO mendukung teknologi pengisian Qualcomm Quickcharge 2.0 atau bahkan bisa mendekati 3.0, nah loch?! Benarkah itu? Mari kamu buktikan saja langsung.

Pengisian Baterai Xiaomi Redmi Note 3 PRO Kamu Terasa Lama? Coba Custom Kernel Franco: Support Qualcomm Quickcharge 2.0 up to 3.0 3 Ampere

Pengisian Baterai Xiaomi Redmi Note 3 PRO Kamu Terasa Lama? Coba Custom Kernel Franco: Support Qualcomm Quickcharge 2.0 up to 3.0 3 Ampere
Pengisian Baterai Xiaomi Redmi Note 3 PRO Kamu Terasa Lama? Coba Custom Kernel Franco: Support Qualcomm Quickcharge 2.0 up to 3.0 3 Ampere

Semua orang termasuk admin tidak terlalu suka yang namanya proses charging atau pengisian daya baterai, terlebih dalam sekali proses pengisian bakal butuh waktu lama, tergantung dari besaran kapasitas baterai yang tertanam pada sebuah device. Semakin besar kapasitasnya bakal semakin lama. Ibarat mengisi sebuah gentong yang besar, pasti butuh waktu lama juga penuhnya. Pengalaman admin sendiri semenjak menggunakan Redmi Note 3G WCDMA, Redmi Note 3 Mediatek hingga Redmi Note 3 PRO setidaknya butuh waktu lebih dari 2 jam lebih untuk bisa penuh dari kondisi sekarat 5% ke 100%.

Namun sekarang sudah ada yang namanya teknologi Quickcharge yang diperkenalkan oleh Qualcomm (jauh sebelumnya sudah ada vendor hijau yang suka kelahi dengan teman sekampungnya biru yang memperkenalkan teknologi ini). Untuk teknologi pengisian baterai Qualcomm Quickcharge ini sudah admin rasakan semenjak menggunakan Xiaomi Redmi Note 3 PRO. Kala itu masih sebatas versi 2.0 tapi cukup lumayan bisa mempersingkat waktu pengisian baterai yang 4000 mAh tersebut menjadi 2 jam. Padahal untuk waktu yang sama admin cuma bisa mengisi baterai kepunyaan Redmi Note 3G WCDMA berkapasitas 3100 mAh. Tapi tahukah kamu jika sebenarnya Redmi Note 3 PRO itu awal mulanya tidak dikonfirmasi secara resmi oleh Xiaomi jika sudah mendukung Quickcharge 2.0? Jadi pada saat itu pengguna Redmi Note 3 PRO masih sebatas mendapatkan informasi tersebut dari situs Qualcomm. Entah kalau sekarang, soalnya admin sudah migrasi ke Mi5 PRO.

Sekarang hal semacam tersebut tidak perlu kamu khawatirkan lagi, soalnya sudah banyak sekali developer pihak ketiga yang mengembangkan Xiaomi Redmi Note 3 PRO ini termasuk salah satunya adalah kernel dan salah satu kernel yang sudah mendung Qualcomm Quickcharge 2.0 adalah Franco kernel. Developernya sendiri bilang jika kemampuan pengisian baterainya juga bisa mendekati Quickcharge 3.0, namun yang pasti perlu pembuktian. Apabila kamu tertarik ingin menggunakan custom kernel Franco ini silahkan ambil filenya di sini | mirror di sini, sedangkan untuk cara installnya sangat mudah, tinggal install via custom TWRP saja.

Jadi pastikan sebelum menginstall custom kernel Franco ini, Redmi Note 3 PRO kamu sudah dalam keadaan unlock bootloader plus sudah terpasang custom TWRP recoverynya juga. Buat yang belum unlock bisa ikuti caranya di sini, dan untuk TWRP nya ambil di sini.

Berikut adalah feature dari Franco kernel:
1. Improvements on the charging situation. QC2.0 supports up to 3A of charging draw so we allow it. To counter excessive heat now this thing throttles charging amperage quite dramatically using Qualcomm reference values. You don't need to worry about any of this though, it's all handled for you
2. Fixed a bug which was causing the hardware interrupt handler to be in a non-working state and constantly trying to turn itself back on & off. Now it's fixed
3. Give it a slight headroom for the little cluster to quickly respond to load changes. Those little cores are ~5x less power hungry than the big cores, so we're fine letting them scale more aggressively
4. sepolicy changes should now work fine with Magisk root users

Perlu admin ingatkan bahwasanya untuk bisa menggunakan fitur Qualcomm Quickcharge 2.0 ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi di antaranya ialah kabel USB yang kamu gunakan sudah mendukung fitur Quickcharge, juga termasuk kepala charger. Karena tidak bisa sembarang kabel USB dan kepala charger yang bisa menyalurkan amper listrik sebesar itu. Lebih bagus lagi jika kepala charge dan kabel USB nya sudah mendapatkan sertifikasi dari Qualcomm (contohnya Aukey, anker) Umumnya kabel USB dan kepala charger bawaan Redmi Note 3 PRO sudah membawa fitur ini. Jadi jangan heran jika charger abal-abal yang kamu beli dari konter seharga 30 ribu tidak terlihat efeknya. Oh iya, Franco kernel ini akan lebih efektif dan efisien jika menggunakan aplikasi bawaannya yaitu Franco Kernel Manager updater (link ada di sini). Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan. Salam admin miuitutorial.com

Follow Akun Google+ Admin Agar Notifikasi Komentarnya Masuk: Admin Miuitutorial.com Ingin Sekali Menjawab Setiap Pertanyaan yang Agan Berikan, Hanya Saja Dikarenakan Admin Ada Kegiatan Offline Sehingga Tidak Dapat Selalu Berada di Depan Komputer. Admin Menyarankan Agan untuk Membaca Komentar-Komentar Terdahulu Kemudian Menge-Tag Nama Agan yang Sudah Berhasil Menjalankan Tutorial Tersebut Agar Bisa Medapatkan Respon Jawaban yang Lebih Cepat. Terima Kasih Atas Kerjasamanya