Follow Akun Google+ Admin Agar Notifikasi Komentarnya Masuk

Bisakah Pilih Secara Manual Partisi System Aktif A/B di Xiaomi Mi A1? Bisa Pake Banged: Admin Sudah Buktikan Sendiri

Sudah pada tahukan jika Xiaomi Mi A1 punya 2 partisi berbeda atau istilah kerennya itu System A/B. Pernah kah kamu berpikir jika sebenarnya pengguna Mi A1 itu bisa menentukan partisi mana yang ingin mereka gunakan? Nah dalam tutorial kali ini admin akan bagikan cara mengganti partisi aktif secara manual beserta cara melihat partisi A atau B yang aktif di Mi A1. Let's check this Out!

Bisakah Pilih Secara Manual Partisi System Aktif A/B di Xiaomi Mi A1? Bisa Pake Banged: Admin Sudah Buktikan Sendiri! Ini Caranya

Bisakah Pilih Secara Manual Partisi System Aktif A/B di Xiaomi Mi A1? Bisa Pake Banged: Admin Sudah Buktikan Sendiri
Bisakah Pilih Secara Manual Partisi System Aktif A/B di Xiaomi Mi A1? Bisa Pake Banged: Admin Sudah Buktikan Sendiri

Semenjak diperkenalkannya Smartphone Xiaomi Mi A1 di India, para Mi Fans terkhusus yang ada di Indonesia sangat antusias dengan ponsel yang satu ini. Selain karena sudah mengusung dual Camera yang dapat menghasilkan foto berefek bokeh. Xiaomi Mi A1 ini juga adalah Smartphone dari Xiaomi pertama yang masuk dalam Project Google One.

Sudah bisa ditebak, karena Project Google One ini maka bukan lagi Miui yang menjadi nyawa dari Mi A1 melainkan Rom official Pure Android. Walhasil buat sebagian pengguna lama Xiaomi ini menjadi kabar segar karena mungkin ada dari mereka yang selama ini mencoba custom rom AOSP dan ternyata sekarang kesampaian bisa dapat AOSP official melalui Android ONE ini.

Kalau admin sendiri sih beli ponsel Xiaomi karena Miui nya, namun juga tidak menutup kemungkinan untuk membeli Mi A1. Nah karena Xiaomi Mi A1 ini sudah menggunakan rom murni dari Android (Android Stock rom) maka ada satu perbedaan yang paling mencolok yaitu soal sistem. Pernah dengar System A/B? System A/B atau admin menyebutnya partisi A/B juga digunakan pada Google Pixel yang mana juga diterapkan pada Mi A1.

Bahasan tentang system A/B ini sebenarnya sudah pernah admin jelaskan secara rinci di sini namun admin akan coba buatkan penjelasan yang lebih sederhana fungsi dari system partisi A/B yaitu dimana ketika Xiaomi Mi A1 menjalankan OS Android pada partisi A dan ada update dari Google ke rom versi terbaru, maka update rom tersebut akan diinstall pada partisi B.

Setelah proses update selesai maka Xiaomi Mi A1 akan meminta reboot. Nah setelah selesai reboot ini Mi A1 berpindah ke partisi B dan akan terus terjadi jika nanti ke depan ada update lagi dari google, maka partisi A yang diinstall update. Tujuan dari penggunaan dua partisi ini ialah untuk menghindari gagal booting atau yang lebih dikenal bootloop. Sehingga jika terjadi error atau kegagalan proses instalasi, maka Mi A1 akan dengan mudah masuk ke partisi yang bebas dari corrupt.

Terkait masalah partisi sistem A/B ini admin akan coba bagikan tutorial cara manual memilih partisi mana yang ingin kamu gunakan pada Xiaomi Mi A1. Karena pada dasarnya pemilihan partisi aktif ini dilakukan secara otomatis oleh sistem sehingga pengguna tidak tahu partisi sistem mana yang aktif. Selain cara manual memilih partisi aktif Mi A1,admin juga bagikan cara mengetahui partisi mana yang sedang aktif.

Okey sebelum melangkah ke tutorialnya silahkan ambil dulu bahan di bawah ini:
Minimal ADB dan Fastboot Khusus partisi di sini
- Kabel USB Type-C
- Xiaomi Mi A1 pastinya

Caranya:
1. Ambil bahan di atas kemudian ekstrak menggunakan winrar
2. Aktifkan mode USB Debugging pada Mi A1, buat yang belum tahu bisa tonton video di bawah ini:
3. Sambungkan Mi A1 ke komputer menggunakan kabel USB Type-C
4. Tekan dan tahan tombol shift pada keyboard (pada folder hasil ekstrakan tadi) kemudian klik kanan pada Mouse > pilih "open Command Windows here"
5. Apabila kamu tidak menemukan "open Command Windows here" melainkan "open PowerShell Windows here" silahkan ikuti cara memunculkannya kembali di sini
6. Setelah jendela CMD terbuka, ketikkan perintah adb reboot bootloader lalu tekan enter
7. Nanti secara otomatis Xiaomi Mi A1 kamu akan masuk ke mode Fastboot
8. Lanjut ketikkan perintah fastboot getvar all lalu tekan enter
9. Perhatikan pada baris "slot-active", di situ jika tertulis "slot-active:b:yes",maka partisi B yang aktif,namun jika tertulis "slot-active:a:yes" maka partisi A yang aktif
10. Nah setelah tahu partisi mana yang aktif, sekarang kamu tinggal ketikkan perintah fastboot set_active a (misalkan partisi A yang ingin diaktifkan) atau fastboot set_active b (jika partisi B yang ingin diaktifkan)
11. Jika sudah lanjut ketikkan perintah fastboot reboot
12. Xiaomi Mi A1 kamu akan reboot sendiri dan proses booting agak lama. Tenang saja kok, tidak akan terjadi bootloop
13. Jika masih sulit untuk dipahami, admin juga sudah siapkan tutorial ini dalam bentuk video:


Tujuan dari tutorial ini adalah supaya kedepannya kita bisa melakukan root superSU pada salah satu partisi dan partisi lainnya tetap dalam keadaan fresh (unroot) sehingga jika ada update rom OTA terbaru maka akan tetap bisa mendapatkan notifikasi update. Xiaomi Mi A1 bukanlah ponsel yang menggunakan Miui sebagai antarmukanya jadi entah kedepan apakah ada custom TWRP ZCX untuk Mi A1 ini. Namun kabar baiknya salah satu developer custom kernel yaitu Franco kernel akan membagikan custom kernel buat Mi A1.

Oh iya cara ini sama sekali tidak membutuhkan akses root, apalagi unlock bootloader segala, jadi tidak perlu mengkhawatirkan soal garansi void dan sebagainya. Apa yang admin tulis adalah berdasarkan apa yang admin baca kemudian admin pahami jadi jika kamu menemukan kekurangan atau penjelasan yang sedikit melenceng, silakan dikoreksi di kolom komentar. Admin akan sangat berterima kasih sekali. Okey bantu admin untuk +1,like dan bagikan. Semoga bermanfaat, salam admin miuitutorial.com

Follow Akun Google+ Admin Agar Notifikasi Komentarnya Masuk: Admin Miuitutorial.com Ingin Sekali Menjawab Setiap Pertanyaan yang Agan Berikan, Hanya Saja Dikarenakan Admin Ada Kegiatan Offline Sehingga Tidak Dapat Selalu Berada di Depan Komputer. Admin Menyarankan Agan untuk Membaca Komentar-Komentar Terdahulu Kemudian Menge-Tag Nama Agan yang Sudah Berhasil Menjalankan Tutorial Tersebut Agar Bisa Medapatkan Respon Jawaban yang Lebih Cepat. Terima Kasih Atas Kerjasamanya