Follow Akun Google+ Admin Agar Notifikasi Komentarnya Masuk

Mana yang Lebih Sering Kamu Gunakan: OTA atau Manual Ketika Update Rom Xiaomi Miui? Berbagi Kebiasaan Admin Miuitutorial.com

Kamu lebih suka update rom Miui 8 di smartphone xiaomi via apa? OTA atau manual? Kalau manual, langkah-langkah seperti apa saja biasa yang kamu lakukan? Well, admin ingin berbagi kebiasaan admin dalam mengupdate rom, sedikit rumit memang tapi ini sudah cukup sering admin lakukan terhitung semenjak menggunakan Xiaomi Redmi Note 3G WCDMA, hingga yang sekarang yaitu Mi5 PRO. Seperti apa keseruannya? haha.. udah kayak talk show saja. Mari kita simak sama-sama.

Mana yang Lebih Sering Kamu Gunakan: OTA atau Manual Ketika Update Rom Xiaomi Miui? Berbagi Kebiasaan Admin Miuitutorial.com

Mana yang Lebih Sering Kamu Gunakan: OTA atau Manual Ketika Update Rom Xiaomi Miui? Berbagi Kebiasaan Admin Miuitutorial.com
Mana yang Lebih Sering Kamu Gunakan: OTA atau Manual Ketika Update Rom Xiaomi Miui? Berbagi Kebiasaan Admin Miuitutorial.com

Mau di smartphone atau komputer sekalipun, yang namanya update sistem operasi pasti ada 2 cara yaitu mode otomatis yang biasa dikenal dengan OTA atau via manual yang harus dibikin sedikit repot lantaran kitanya sendiri yang harus melakukan berbagai penyetingan tertentu. Berbicara soal update sistem operasi, di sistem android yang dalam bahasan ini akan admin fokuskan pada Smartphone Xiaomi juga mengenal dua cara update yaitu via OTA dan Manual. Nah untuk OTA atau Over The Air pasti sudah pada tahu yaitu update firmware atau rom melalui updater yang secara otomatis sudah ditentukan sumber servernya dan juga target penyimpanannya, kemudian setelah firmware selesai diunduh maka secara otomatis pula si-updater akan mengeksekusi dirinya sendiri ke dalam sistem Miui 8.

Lantas bagaimana cara update rom miui 8 secara manual? Untuk manual sendiri terbagi lagi menjadi 3 cara yaitu semi OTA, via Mi Flashtool, dan yang terakhir adalah menggunakan custom TWRP recovery. Apa tuh semi OTA? Semi OTA ialah dimana kamu mengunduh rom recovery Miui 8 berekstensi .zip secara penuh (biasanya mendekati 1GB atau bisa lebih) kemudian memindahkannya secara manual ke folder tertentu atau bisa juga folder download_rom kemudian membuka updater lalu mengarahkannya ke file rom recovery.zip tadi. Sedangkan untuk update rom via Mi flashtool sendiri sebenarnya sudah cukup sering admin bahas bahkan sudah admin jadikan sebuah kategori khusus di sini.

Sekarang kita beralih update rom ke mode custom TWRP Recovery. Metode update rom Miui 8 yang satu ini bisa dibilang sebagai cara yang paling sering digunakan, termasuk admin sendiri, yang mana dengan teknik ini kita bisa menginstall OTA file bahkan file rom miui 8 versi utuh ke dalam smartphone Xiaomi. Tidak hanya aktivitas install menginstall rom saja yang bisa kamu lakukan pada custom TWRP recovery, install root superSU, backup dan restore rom, MTP mode. Selain kesemua yang sudah admin sebutkan di atas tadi, install rom Miui via custom TWRP juga bisa mengurangi resiko dari kehilangan data-data penting yang ada di internal memori.

Admin sendiri sudah menggunakan mode custom TWRP ini semenjak memiliki Xiaomi Redmi Note 3G WCDMA, Redmi Note 3 Mediatek, Redmi Note 3 PRO dan yang terakhir sekarang ialah Mi5 PRO. Karena itu tadi lebih mudah dan praktis serta tidak terikat terus menggunakan komputer. Saking seringnya menggunakan TWRP recovery ini, sampai-sampai admin tidak terlalu peduli lagi dengan fitur updater atau update rom via OTA, selain itu admin punya urutan tersendiri atau langkah-langkah khusus ketika update rom miui di smartphone xiaomi, diantaranya:

1. Mengambil rom miui tipe recovery berekstensi .zip yang sesuai dengan tipe smartphone xiaomi kamu (dalam hal ini ponsel admin adalah Mi5 PRO)

2. Sebelum melakukan update rom miui 8, biasakan untuk membackup terlebih dahulu semua aplikasi pihak ketiga yang sudah terinstal seperti facebook, twitter, instagram, BBM, path, whatsapp, line beserta beberapa game-game kesayangan kamu. Admin lebih suka backup aplikasi menggunakan Titanium backup. Oh iya aplikasi ini membutuhkan akses root superSU, jadi pastikan ponsel xiaomi kamu sudah dalam keadaan root, jika belum silahkan ke sini untuk tutorialnya.

3. Lanjut backup pengaturan, kontak, email, pesan, catatan, tata letak icon dan sebagainya melalui Miui backup yang ada di pengaturan > setelan tambahan > buat cadangan & setel ulang > cadangan lokal. Centang hanya pada system saja karena untuk aplikasi sudah dibebankan tugasnya pada Titanium Backup. Kenapa admin tidak menggunakan Miui backup ini saja untuk membackup aplikasi pihak ketiga? karena jika menggunakan Miui backup maka ketika kita melakukan restore aplikasi maka status aplikasi pihak ketiga tersebut akan diinstall ulang bukan seperti menggunakan titanium backup yang status aplikasi kita itu seperti inject ke sistem sehingga semua data-data aplikasi terutama data game yang bergiga-giga itu tidak ikut terhapus. Kebayang kan jika data game yang bergiga-giga itu hilang dan kamu harus mengunduhnya lagi (-__-)

4. Masuk ke mode TWRP recovery dengan tekan dan tahan tombol Power + volume atas ketika posisi ponsel xiaomi kamu mati, bisa juga melalui updater atau buat yang sudah terpasang module xposed bisa langsung melalui menu yang ada pada tombol Power.

5. Setelah berhasil masuk ke mode custom TWRP recovery, jangan buru-buru install rom tapi biasakan untuk backup rom yang sekarang agar jika terjadi sesuatu seperti bootloop dan sebagainya bisa dengan mudah kamu restore dengan cara pilih backup > tentukan lokasi penyimpanan > centang boot, firmware, system, data, EFS, mode > swipe ke kanan untuk memulai proses backup

6. Apabila sudah selesai dengan proses backup, lanjut ke wipe system. Tujuannya untuk menghindari dari bentrok antara rom Miui 8 versi lama dengan versi terbaru. Pilih wipe > advanced wipe > centang cache/dalvic cache, system, data. Selain itu jangan dicentang lalu swipe ke kanan "confirm to flash" untuk memulai proses wiping.

7. Sekarang smartphone xiaomi kamu benar-benar kosong tidak ada operating Systemnya jadi jangan coba-coba untuk di reboot. Lanjut pilih install kemudian arahkan ke rom recovery yang sudah kamu siapkan pada nomor 1. Swipe ke kanan untuk memulai proses instalasi

8. Proses flashing rom lumayan lama dan selama proses jangan sampai ketekan tombol lain. Jika sudah jangan buru-buru direboot, buat yang menggunakan custom TWRP dari ZCX bisa langsung menginstall root superSU dengan cara pilih advanced > superSU > swipe ke kanan untuk proses instalasi. Apabila kamu menggunakan rom stable china atau dev china bisa dengan menginstall GAPPS setelah menginstall root superSU ini. untuk Google Applicationnya bisa kamu ambil di sini atau di sini.

9. Lanjut reboot saja ponsel xiaomi kamu (proses booting memang lama jadi harap bersabar, ini bukan ujian)

10. Selesai booting maka kamu akan dihadapkan pada setup wizard (mirip seperti kamu baru pertama kali membeli smartphone xiaomi.

11. Setelah proses setup wizard dilalui, langsung cek di homescreen apakah sudah ada root superSU, jika ada buka aplikasinya > expert > settings > uncheck Mount namespace separation > reboot

12. Install aplikasi titanium backup lalu restore kembali aplikasi pihak ketiga yang sebelumnya sudah pernah kamu backup

13. Reboot kembali ponsel xiaomi kamu lalu masuk kembali ke mode custom TWRP lalu install xposed framework kemudian reboot, buat yang belum punya bisa ambil di sini

14. Jalankan aplikasi xposed lalu lihat apakah benar sudah terinstal xposed framework yang kamu install via custom TWRP tadi, Jika benar sudah terinstal pilih module > lalu re-enable tiap-tiap module tersebut dengan cara uncheck lalu check lagi

15. Lakukan log in akun google di Playstore agar jika kamu menggunakan module xMIui versi PRO bisa teraktivasi lalu reboot

16. Jalankan aplikasi titanium backup lalu cari module xMiui > restore data only

17. Masuk ke pengaturan > setelan tambahan > buat cadangan & setel ulang > cadangan lokal > restore backup-an yang sudah kamu buat tadi

18. Biasanya setelah restore maka semua pengaturan sebelumnya akan kembali lagi termasuk tata letak grid icon

19. Selesai

20. Supaya lebih mudah dipahami, sudah admin buatkan juga rangkuman tutorial ini dalam bentuk video:


"Kok panjang banged sih min kalau cuma untuk update rom miui 8 saja di Xiaomi Mi5 PRO nya? admin sudah menggunakan TWRP ZCX yang notabene mendukung update rom via OTA" Nah itu dia gan, karena sudah menjadi kebiasaan admin maka dari itu mau panjang nan merepotkan sekalipun tetap saja admin lakukan. Makanya untuk mengefektifkan waktu admin lebih suka update rom tidak urut atau melangkau dalam artian misal dari versi 8.0.3.0 lalu muncul 8.1.2.0 maka admin tidak update, tunggu sekali lagi update ke versi 8.1.4.0 baru admin eksekusi. Namun untuk kali ini (video) admin lakukan update rom mengingat update versi miui global untuk Mi5 sangat lama, beda dengan Xiaomi Redmi Note 3 PRO yang cepat.

Tutorial cara update rom miui 8 versi admin ini bisa kamu terapkan juga pada model lain semisal Mi4, mi4s, mi4i, mi4c, mi3, redmi 3/pro, redmi 3s/x, redmi 4/a/prime, mi max, mi note/pro, mi note 2, mi 5s/plus, redmi note 2/prime, redmi 2/prime, dan yang lainnya. Sekian tutorial kali ini, follow akun google plus admin agar notifikasi komentar masuk, +1, like dan bagikan. Semoga bermanfaat, salam admin miuitutorial.com

Follow Akun Google+ Admin Agar Notifikasi Komentarnya Masuk: Admin Miuitutorial.com Ingin Sekali Menjawab Setiap Pertanyaan yang Agan Berikan, Hanya Saja Dikarenakan Admin Ada Kegiatan Offline Sehingga Tidak Dapat Selalu Berada di Depan Komputer. Admin Menyarankan Agan untuk Membaca Komentar-Komentar Terdahulu Kemudian Menge-Tag Nama Agan yang Sudah Berhasil Menjalankan Tutorial Tersebut Agar Bisa Medapatkan Respon Jawaban yang Lebih Cepat. Terima Kasih Atas Kerjasamanya